"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar." (QS. An-Nisa: 9) |
"Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)." (QS. Luqman: 17) |
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu." (QS. Luqman: 14) |
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim: 6) |
"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung." (QS. Ali Imran: 104) |
"Muliakanlah anak-anakmu dan baguskanlah pendidikan mereka." (HR. Ibnu Majah) |
"Tidak ada pemberian dari orang tua kepada anaknya yang lebih utama daripada pendidikan yang baik." (HR. Tirmidzi) |
"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci). Kedua orang tuanyalah yang membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani, atau Majusi." (HR. Bukhari) |
"Barangsiapa yang mendidik dua anak perempuan sampai baligh, maka kelak pada hari kiamat dia datang bersamaku." (HR. Muslim) |
"Ajarilah anak-anakmu berenang, memanah, dan menunggang kuda." (HR. Bukhari) |
"Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka diciptakan untuk zaman yang berbeda dengan zamanmu." (Ali bin Abi Thalib) |
"Anak-anak lebih membutuhkan teladan daripada kritik." (Joseph Joubert) |
"Jangan hanya memberi nasihat kepada anak-anakmu, tapi berikanlah teladan yang baik." (Ali bin Abi Thalib) |
"Cintailah anak-anakmu dan kasihanilah mereka. Apabila kamu menjanjikan sesuatu kepada mereka, penuhilah janji itu. Sesungguhnya mereka tidak mengerti kecuali bahwa kamulah yang memberi rezeki kepada mereka." (HR. Bukhari) |
"Siapa yang tidak menyayangi tidak akan disayangi." (HR. Bukhari) |
"Tidaklah termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi anak kecil dan tidak menghormati orang tua." (HR. Tirmidzi) |
"Ciumlah anak-anakmu, karena setiap ciuman adalah sedekah." (HR. Ahmad) |
"Kasih sayang orang tua kepada anaknya seratus bagian. Allah mengambil sembilan puluh sembilan bagian, dan menyisakan satu bagian untuk seluruh makhluk." (HR. Muslim) |
"Ajarilah anak-anakmu tiga hal: mencintai Nabi mereka, mencintai keluarga Nabi, dan membaca Al-Quran." (HR. Thabrani) |
"Ajarilah anakmu berenang, memanah, dan menunggang kuda." (HR. Bukhari) |
"Sebaik-baik pemberian orang tua kepada anaknya adalah pendidikan yang baik." (HR. Tirmidzi) |
"Ya Allah, jadikanlah anak-anakku qurrota a'yun (penyejuk hati) bagiku dan bagi istrimu, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furqan: 74) |
"Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang yang berpuasa, doa orang yang dizalimi, dan doa orang tua untuk anaknya." (HR. Tirmidzi) |
"Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga." (HR. Muslim) |
"Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim." (HR. Ibnu Majah) |
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad) |
"Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung." (HR. Tirmidzi) |
"Jangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apapun." (HR. Muslim) |
Kegiatan Bermain dan Belajar
Dalam kegiatan bermain dan belajar PAUD Islam Terpadu Utsman Bin Affan menerapkan konsep pembelajaran Sekolah Islam Terpadu yang dipadukan dengan metode pembelajaran Sentra/BCCT (Beyond center and circle time) dalam pendampingan guru-guru berpengalaman dibidang pendampingan tumbuh kembang usia dini.
Optimalisasi rangsangan kreativitas dilakukan dengan menggunakan loosepart bermuatan STEAM (Science, Technology, Enginering, Arts, Math) yang sangat potensial untuk memunculkan ketrampilan anak dalam memecahkan masalah (problem solver).
Didukung dengan ketersediaan lahan bermain dan belajar yang luas di ruang terbuka untuk mengakomodir kebutuhan fisik anak usia dini untuk aktif bergerak dan bereksplorasi.
Dengan dukungan jalinan relasi Jaringan Sekolah Islam Terpadu, Qiroati, dan dinas terkait kami berusaha menjadi mitra terbaik Ayah Bunda dalam mendampingi tumbuh kembang ananda.